Teks Berita Disajikan dalam Bentuk A. Eksposisi B. Narasi C.?

Posted on

Sebagai seorang pembaca, mungkin Anda pernah mendengar istilah eksposisi dan narasi ketika membaca sebuah berita. Kedua jenis teks ini sering digunakan dalam jurnalisme untuk menyampaikan informasi kepada khalayak. Namun, apa sebenarnya perbedaan antara eksposisi dan narasi dalam konteks jurnalisme? Mari kita bahas lebih lanjut.

Eksposisi dalam Teks Berita

Eksposisi adalah jenis teks yang bertujuan untuk menjelaskan atau menguraikan suatu topik dengan jelas dan terperinci. Dalam jurnalisme, eksposisi digunakan untuk menyampaikan informasi faktual tentang suatu peristiwa atau fenomena. Eksposisi sering kali diawali dengan kalimat pengantar yang merangkum topik yang akan dibahas.

Contohnya, dalam sebuah berita tentang gempa bumi, kalimat pengantar dapat berbunyi, “Gempa bumi dengan kekuatan 6,0 skala Richter mengguncang wilayah Sumatera Barat pada Senin pagi, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).” Selanjutnya, teks berita akan menjelaskan dengan rinci tentang dampak gempa bumi tersebut, seperti kerusakan bangunan dan jumlah korban jiwa.

Penyampaian informasi dalam eksposisi cenderung objektif dan tidak melibatkan sudut pandang pribadi dari penulis. Tujuannya adalah untuk memberikan fakta-fakta yang akurat dan terverifikasi kepada pembaca.

Pos Terkait:  Proses Identifikasi FATCA Berlaku pada Polis Apa

Narasi dalam Teks Berita

Narasi, di sisi lain, adalah jenis teks yang berfokus pada cerita atau peristiwa yang sedang terjadi. Dalam jurnalisme, narasi sering digunakan untuk memberikan sudut pandang yang lebih personal dan menggambarkan perasaan atau pengalaman individu terkait suatu peristiwa.

Contohnya, dalam sebuah berita tentang banjir, narasi dapat dimulai dengan kalimat seperti, “Siti, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di pinggiran Jakarta, terbangun dari tidurnya dengan suara air yang membanjiri rumahnya.” Selanjutnya, teks berita akan mengikuti pengalaman Siti dan mungkin juga memuat wawancara dengan korban banjir lainnya.

Narasi cenderung lebih subjektif dan melibatkan sudut pandang pribadi dari penulis atau narator. Tujuannya adalah untuk membawa pembaca ke dalam cerita dan membuat mereka merasakan emosi dan pengalaman yang dilalui oleh para pelaku atau korban.

Bagaimana Memilih Jenis Teks yang Tepat?

Saat menulis sebuah berita, seorang jurnalis harus memilih jenis teks yang tepat untuk menyampaikan informasi dengan efektif. Eksposisi cocok digunakan untuk menyampaikan fakta-fakta yang akurat dan terperinci, sementara narasi cocok digunakan untuk memberikan sudut pandang yang lebih personal terkait suatu peristiwa.

Namun, terkadang kedua jenis teks ini dapat digabungkan untuk menciptakan narasi yang lebih menarik dan informatif. Misalnya, seorang jurnalis dapat memulai teks berita dengan eksposisi tentang fakta-fakta terkait suatu peristiwa, dan kemudian mengikuti dengan narasi yang menggambarkan pengalaman individu terkait peristiwa tersebut.

Pos Terkait:  E-learning: Dampak Positif Tik di Bidang Pendidikan

Kesimpulan

Dalam jurnalisme, eksposisi dan narasi adalah dua jenis teks yang sering digunakan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak. Eksposisi digunakan untuk menjelaskan suatu topik dengan jelas dan terperinci, sementara narasi digunakan untuk memberikan sudut pandang yang lebih personal terkait suatu peristiwa. Seorang jurnalis harus memilih jenis teks yang tepat untuk menyampaikan informasi dengan efektif, namun terkadang kedua jenis teks ini dapat digabungkan untuk menciptakan narasi yang lebih menarik dan informatif.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *