Tangga Nada Diatonis Mayor Memiliki Interval

Posted on

Apakah Anda pernah mendengar tentang tangga nada diatonis mayor? Jika Anda seorang musisi, maka Anda pasti sudah familiar dengan istilah ini. Tangga nada diatonis mayor adalah salah satu tangga nada yang sering digunakan dalam musik.

Tangga nada diatonis mayor memiliki interval yang sangat penting dalam pembentukan nada-nada di dalamnya. Interval adalah jarak antara dua nada yang dinyanyikan atau dimainkan. Interval yang ada pada tangga nada diatonis mayor adalah interval mayor, minor, dan sempurna.

Interval Mayor

Interval mayor adalah interval yang terbentuk antara nada pertama dan nada ketiga pada tangga nada diatonis mayor. Interval ini memiliki jarak sebesar 4 nada atau 2 nada dan 1/2. Contohnya, pada tangga nada C mayor, interval mayor terbentuk antara nada C dan E.

Interval mayor memiliki karakter yang ceria dan riang. Nada yang terbentuk dari interval mayor sering digunakan dalam lagu-lagu yang memiliki nuansa ceria dan optimis. Contohnya pada lagu Happy Birthday.

Interval Minor

Interval minor adalah interval yang terbentuk antara nada kedua dan nada keempat pada tangga nada diatonis mayor. Interval ini memiliki jarak sebesar 3 nada atau 1 nada dan 1/2. Contohnya, pada tangga nada C mayor, interval minor terbentuk antara nada D dan F.

Pos Terkait:  Mata Pelajaran Broadcasting: Materi dan Manfaat

Interval minor memiliki karakter yang sedih dan muram. Nada yang terbentuk dari interval minor sering digunakan dalam lagu-lagu yang memiliki nuansa sedih dan melankolis. Contohnya pada lagu My Heart Will Go On.

Interval Sempurna

Interval sempurna adalah interval yang terbentuk antara nada pertama dan nada kelima pada tangga nada diatonis mayor. Interval ini memiliki jarak sebesar 7 nada atau 4 nada dan 1/2. Contohnya, pada tangga nada C mayor, interval sempurna terbentuk antara nada C dan G.

Interval sempurna memiliki karakter yang kuat dan kokoh. Nada yang terbentuk dari interval sempurna sering digunakan dalam lagu-lagu yang memiliki nuansa kokoh dan stabil. Contohnya pada lagu Canon in D.

Pembentukan Akord pada Tangga Nada Diatonis Mayor

Akord adalah tiga nada atau lebih yang dimainkan bersama-sama. Pembentukan akord pada tangga nada diatonis mayor didasarkan pada interval yang ada pada tangga nada tersebut.

Untuk membentuk akord mayor, Anda perlu mengambil nada pertama, nada ketiga, dan nada kelima pada tangga nada diatonis mayor. Contohnya, pada tangga nada C mayor, Anda perlu mengambil nada C, E, dan G.

Untuk membentuk akord minor, Anda perlu mengambil nada kedua, nada keempat, dan nada keenam pada tangga nada diatonis mayor. Contohnya, pada tangga nada C mayor, Anda perlu mengambil nada D, F, dan A.

Pos Terkait:  Apakah Bon Cabe Sama dengan Cabe Bubuk?

Untuk membentuk akord diminished, Anda perlu mengambil nada kedua, nada keempat, dan nada keenam pada tangga nada diatonis mayor, kemudian menurunkan nada keenam setengah nada. Contohnya, pada tangga nada C mayor, Anda perlu mengambil nada D, F, dan Ab.

Penutup

Tangga nada diatonis mayor memiliki interval yang sangat penting dalam pembentukan nada-nada di dalamnya. Interval mayor, minor, dan sempurna merupakan interval yang sering digunakan dalam musik. Pembentukan akord pada tangga nada diatonis mayor didasarkan pada interval yang ada pada tangga nada tersebut. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memahami tangga nada diatonis mayor lebih dalam.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *