Persamaan dan Pertidaksamaan Linier

Posted on

Persamaan dan pertidaksamaan linier adalah jenis persamaan dan pertidaksamaan yang memiliki bentuk umum yang sama yaitu ax + b = c dan ax + b > c. Persamaan dan pertidaksamaan linier sering digunakan dalam matematika, fisika, dan ekonomi untuk memodelkan hubungan antara dua variabel.

Persamaan Linier

Persamaan linier adalah persamaan matematika yang mengandung variabel dengan pangkat tertinggi 1. Persamaan linier memiliki bentuk umum ax + b = c, di mana a, b, dan c adalah konstanta, dan x adalah variabel yang ingin dicari nilainya.

Contoh persamaan linier adalah 2x + 3 = 7. Untuk mencari nilai x, kita dapat memindahkan konstanta ke sisi kanan persamaan dengan mengurangi 3 dari kedua sisi sehingga diperoleh 2x = 4. Kemudian, kita dapat mencari nilai x dengan membagi kedua sisi dengan koefisien variabel sehingga diperoleh x = 2.

Pertidaksamaan Linier

Pertidaksamaan linier adalah pertidaksamaan matematika yang mengandung variabel dengan pangkat tertinggi 1. Pertidaksamaan linier memiliki bentuk umum ax + b > c, di mana a, b, dan c adalah konstanta, dan x adalah variabel yang ingin dicari nilainya.

Contoh pertidaksamaan linier adalah 2x + 3 > 7. Untuk mencari nilai x, kita dapat memindahkan konstanta ke sisi kanan pertidaksamaan dengan mengurangi 3 dari kedua sisi sehingga diperoleh 2x > 4. Kemudian, kita dapat mencari nilai x dengan membagi kedua sisi dengan koefisien variabel sehingga diperoleh x > 2.

Pos Terkait:  Arti Kata ASEAN: Pengertian, Tujuan, Sejarah dan Keanggotaan

Cara Menyelesaikan Persamaan Linier

Untuk menyelesaikan persamaan linier, kita dapat menggunakan beberapa cara, antara lain:

  • Mengurangi konstanta dari kedua sisi persamaan.
  • Membagi kedua sisi persamaan dengan koefisien variabel.
  • Menambah atau mengurangi variabel pada kedua sisi persamaan.

Contoh penggunaan cara pertama adalah pada persamaan 2x + 3 = 7. Kita dapat mengurangi konstanta dari kedua sisi persamaan dengan cara:

2x + 3 – 3 = 7 – 3

2x = 4

Contoh penggunaan cara kedua adalah pada persamaan 2x + 3 = 7. Kita dapat membagi kedua sisi persamaan dengan koefisien variabel dengan cara:

(2x + 3) / 2 = 7 / 2

x + 3/2 = 7/2

x = 2

Contoh penggunaan cara ketiga adalah pada persamaan 2x + 3 = 7. Kita dapat menambah atau mengurangi variabel pada kedua sisi persamaan dengan cara:

2x = 7 – 3

2x = 4

x = 2

Cara Menyelesaikan Pertidaksamaan Linier

Untuk menyelesaikan pertidaksamaan linier, kita dapat menggunakan beberapa cara, antara lain:

  • Mengurangi konstanta dari kedua sisi pertidaksamaan.
  • Membagi kedua sisi pertidaksamaan dengan koefisien variabel dan memperhatikan perubahan tanda.
  • Menambah atau mengurangi variabel pada kedua sisi pertidaksamaan dan memperhatikan perubahan tanda.

Contoh penggunaan cara pertama adalah pada pertidaksamaan 2x + 3 > 7. Kita dapat mengurangi konstanta dari kedua sisi pertidaksamaan dengan cara:

2x + 3 – 3 > 7 – 3

Pos Terkait:  Jelaskan Apa Yang Dimaksud Total Solid dan Total Suspended

2x > 4

Contoh penggunaan cara kedua adalah pada pertidaksamaan 2x + 3 > 7. Kita dapat membagi kedua sisi pertidaksamaan dengan koefisien variabel dengan cara:

(2x + 3) / 2 > 7 / 2

x + 3/2 > 7/2

x > 2

Perlu diperhatikan bahwa ketika membagi kedua sisi pertidaksamaan dengan koefisien variabel, kita harus memperhatikan perubahan tanda dari > menjadi < atau sebaliknya.

Contoh penggunaan cara ketiga adalah pada pertidaksamaan 2x + 3 > 7. Kita dapat menambah atau mengurangi variabel pada kedua sisi pertidaksamaan dengan cara:

2x > 7 – 3

2x > 4

x > 2

Perlu diperhatikan bahwa ketika menambah atau mengurangi variabel pada kedua sisi pertidaksamaan, kita harus memperhatikan perubahan tanda dari > menjadi < atau sebaliknya.

Contoh Soal Persamaan Linier

Berikut adalah contoh soal persamaan linier:

3x + 5 = 11

Untuk menyelesaikan soal ini, kita dapat mengurangi konstanta dari kedua sisi persamaan dengan cara:

3x + 5 – 5 = 11 – 5

3x = 6

Kemudian, kita dapat mencari nilai x dengan membagi kedua sisi persamaan dengan koefisien variabel sehingga diperoleh:

x = 2

Jadi, nilai x adalah 2.

Contoh Soal Pertidaksamaan Linier

Berikut adalah contoh soal pertidaksamaan linier:

2x + 3 > 7

Untuk menyelesaikan soal ini, kita dapat mengurangi konstanta dari kedua sisi pertidaksamaan dengan cara:

Pos Terkait:  Apakah Tujuan Shooting dalam Permainan Bola Basket?

2x + 3 – 3 > 7 – 3

2x > 4

Kemudian, kita dapat mencari nilai x dengan membagi kedua sisi pertidaksamaan dengan koefisien variabel dan memperhatikan perubahan tanda sehingga diperoleh:

x > 2

Jadi, nilai x lebih besar dari 2.

Kesimpulan

Persamaan dan pertidaksamaan linier adalah jenis persamaan dan pertidaksamaan yang memiliki bentuk umum yang sama yaitu ax + b = c dan ax + b > c. Persamaan dan pertidaksamaan linier sering digunakan dalam matematika, fisika, dan ekonomi untuk memodelkan hubungan antara dua variabel. Untuk menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linier, kita dapat menggunakan beberapa cara, antara lain mengurangi konstanta dari kedua sisi, membagi kedua sisi dengan koefisien variabel, dan menambah atau mengurangi variabel pada kedua sisi. Penting untuk memperhatikan perubahan tanda ketika melakukan operasi pada pertidaksamaan linier.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *