Pengertian Tenaga Kerja dan Angkatan Kerja

Posted on

Tenaga kerja adalah orang yang mampu melakukan pekerjaan atau tugas-tugas tertentu dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Sedangkan angkatan kerja adalah jumlah orang yang siap bekerja, baik yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja, dan mencari pekerjaan di suatu wilayah.

Tenaga Kerja

Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang sangat penting dalam kegiatan ekonomi. Tenaga kerja dibutuhkan oleh perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa. Tenaga kerja juga memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian suatu negara.

Tenaga kerja dibagi menjadi dua jenis, yaitu tenaga kerja terampil dan tenaga kerja tidak terampil. Tenaga kerja terampil memiliki keahlian khusus dan memiliki kemampuan dalam pekerjaan tertentu. Sedangkan tenaga kerja tidak terampil tidak memiliki keahlian khusus dan biasanya bekerja dalam pekerjaan yang sederhana.

Angkatan Kerja

Angkatan kerja adalah jumlah orang yang siap bekerja baik yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja. Angkatan kerja terdiri dari orang yang bekerja dan orang yang tidak bekerja. Orang yang tidak bekerja dapat terdiri dari orang yang sedang mencari pekerjaan, orang yang tidak ingin bekerja, dan orang yang tidak bisa bekerja.

Pos Terkait:  Sebutkan 3 Kelengkapan dari Ruang Pameran!

Jumlah angkatan kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pertumbuhan penduduk, tingkat pendidikan, tingkat pengangguran, dan tingkat ekonomi suatu negara. Semakin tinggi tingkat pendidikan dan semakin rendah tingkat pengangguran, maka jumlah angkatan kerja akan semakin meningkat.

Perbedaan Tenaga Kerja dan Angkatan Kerja

Perbedaan antara tenaga kerja dan angkatan kerja adalah tenaga kerja adalah orang yang sudah bekerja atau sedang bekerja dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Sedangkan angkatan kerja adalah jumlah orang yang siap bekerja, baik yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja, dan mencari pekerjaan di suatu wilayah.

Angkatan kerja mencakup semua orang yang siap bekerja, termasuk tenaga kerja. Sedangkan tenaga kerja hanya terdiri dari orang yang sudah bekerja atau sedang bekerja dalam sebuah organisasi atau perusahaan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tenaga Kerja dan Angkatan Kerja

Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi tenaga kerja dan angkatan kerja:

1. Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk yang tinggi dapat membuat jumlah angkatan kerja menjadi banyak. Namun, jika pertumbuhan penduduk terlalu tinggi, maka dapat menyebabkan peningkatan pengangguran.

2. Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan yang tinggi dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja. Tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan tinggi dapat membantu meningkatkan produktivitas dan daya saing suatu negara.

Pos Terkait:  Perang Diponegoro: Sebab Khusus dan Umum Perlawanan Rakyat Indonesia Melawan Belanda

3. Tingkat Pengangguran

Tingkat pengangguran yang tinggi dapat menyebabkan jumlah angkatan kerja yang besar. Namun, jika tingkat pengangguran terlalu tinggi, maka dapat menyebabkan penurunan produktivitas dan daya saing suatu negara.

4. Tingkat Ekonomi

Tingkat ekonomi yang tinggi dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja. Namun, jika tingkat ekonomi terlalu tinggi, maka dapat menyebabkan inflasi dan penurunan daya saing suatu negara.

Kesimpulan

Tenaga kerja dan angkatan kerja merupakan faktor penting dalam kegiatan ekonomi suatu negara. Tenaga kerja memiliki peran penting dalam memproduksi barang dan jasa serta menggerakkan roda perekonomian suatu negara. Sedangkan angkatan kerja merupakan jumlah orang yang siap bekerja baik yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi tenaga kerja dan angkatan kerja antara lain pertumbuhan penduduk, tingkat pendidikan, tingkat pengangguran, dan tingkat ekonomi suatu negara.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *