Pembagian Ruang dalam Sebuah Hardisk Diistilahkan dengan

Posted on

Hardisk merupakan salah satu komponen penting dari sebuah komputer. Hardisk berfungsi sebagai tempat penyimpanan data pada komputer. Setiap hardisk memiliki kapasitas penyimpanan yang berbeda-beda. Kapasitas penyimpanan hardisk diukur dalam satuan byte. Namun, sebelum kita membahas lebih jauh tentang kapasitas penyimpanan hardisk, mari kita bahas terlebih dahulu tentang pembagian ruang dalam sebuah hardisk.

Pembagian Ruang dalam Sebuah Hardisk

Pembagian ruang dalam sebuah hardisk diistilahkan dengan partisi. Partisi merupakan pembagian ruang pada sebuah hardisk menjadi beberapa bagian. Dalam partisi, setiap bagian memiliki kapasitas penyimpanan yang berbeda-beda. Partisi pada sebuah hardisk dapat digunakan untuk memisahkan sistem operasi, file, dan program pada komputer.

Pada umumnya, partisi pada sebuah hardisk dibagi menjadi dua jenis, yaitu primary partition dan extended partition. Primary partition merupakan partisi utama pada sebuah hardisk. Sedangkan extended partition merupakan partisi tambahan yang dibuat di dalam primary partition. Dalam extended partition, kita bisa membuat partisi-partisi lagi yang disebut logical partition.

Manfaat Pembagian Ruang dalam Sebuah Hardisk

Pembagian ruang dalam sebuah hardisk sangat penting dilakukan karena memiliki beberapa manfaat, diantaranya:

  1. Memudahkan pengaturan file dan program pada komputer
  2. Memudahkan pemeliharaan sistem operasi pada komputer
  3. Memudahkan proses instalasi sistem operasi pada komputer
  4. Memudahkan proses backup data pada komputer
Pos Terkait:  Web Browser: Pintasan Menuju Dunia

Cara Membuat Partisi pada Sebuah Hardisk

Untuk membuat partisi pada sebuah hardisk, kita dapat menggunakan aplikasi bawaan Windows yaitu Disk Management. Berikut adalah langkah-langkah cara membuat partisi pada sebuah hardisk menggunakan Disk Management:

  1. Buka Disk Management dengan cara klik kanan pada Start Menu lalu pilih Disk Management
  2. Pilih hardisk yang ingin dibuat partisi
  3. Klik kanan pada hardisk tersebut lalu pilih Shrink Volume
  4. Tentukan ukuran partisi yang ingin dibuat pada kolom Enter the amount of space to shrink in MB
  5. Klik Shrink untuk memulai proses shrinking
  6. Setelah proses shrinking selesai, klik kanan pada unallocated space yang telah tercipta lalu pilih New Simple Volume
  7. Ikuti langkah-langkah wizard untuk menyelesaikan proses pembuatan partisi

Penutup

Pembagian ruang dalam sebuah hardisk merupakan hal yang sangat penting dalam pengaturan file dan program pada komputer. Dengan pembagian ruang yang tepat, kita dapat memudahkan proses backup data, pemeliharaan sistem operasi, dan instalasi sistem operasi pada komputer kita. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep pembagian ruang pada sebuah hardisk untuk mengoptimalkan penggunaan komputer kita.

Related posts:
Pos Terkait:  Bagaimana Cara Menghitung Interquartile Range

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *