Berikut Ini Ciri-Ciri Teks Eksplanasi, Kecuali

Posted on

Tentunya kita sudah sering mendengar tentang teks eksplanasi. Teks ini sangat umum ditemukan di buku-buku pelajaran, jurnal ilmiah, atau bahkan artikel online. Teks eksplanasi sendiri adalah teks yang bertujuan untuk memberikan penjelasan secara rinci, terperinci, dan terstruktur tentang suatu fenomena atau kejadian. Namun, apakah Anda tahu ciri-ciri teks eksplanasi? Berikut ini adalah ciri-ciri dari teks eksplanasi, kecuali:

1. Struktur Terdiri Dari Pembukaan, Isi, dan Penutup

Ciri pertama dari teks eksplanasi adalah strukturnya yang terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup. Pembukaan berisi tentang pendahuluan dan pengenalan mengenai topik yang akan dijelaskan. Isi berisi penjelasan yang terperinci dan terstruktur mengenai topik tersebut, serta didukung dengan contoh atau ilustrasi yang jelas. Sedangkan penutup berisi kesimpulan dari penjelasan yang telah diberikan.

2. Menggunakan Bahasa Formal dan Objektif

Ciri kedua dari teks eksplanasi adalah menggunakan bahasa formal dan objektif. Bahasa yang digunakan haruslah baku dan tidak mengandung unsur kebisingan atau keambiguan. Selain itu, penulis harus berusaha untuk tetap objektif dalam memberikan penjelasan, tanpa adanya unsur prasangka atau emosi yang berlebihan.

3. Menggunakan Fakta dan Data yang Akurat

Ciri ketiga dari teks eksplanasi adalah menggunakan fakta dan data yang akurat. Penulis harus berusaha untuk mencari sumber informasi yang dapat dipercaya, seperti buku-buku pelajaran, jurnal ilmiah, atau situs web yang terpercaya. Fakta dan data yang digunakan haruslah relevan dengan topik yang dibahas, serta dijelaskan secara terperinci dan terstruktur.

Pos Terkait:  Aplikasi Pengolah Presentasi Disebut dengan

4. Tidak Menggunakan Ucapan atau Pendapat Pribadi

Ciri keempat dari teks eksplanasi adalah tidak menggunakan ucapan atau pendapat pribadi. Penulis harus berusaha untuk tetap objektif dalam memberikan penjelasan, tanpa adanya unsur prasangka atau emosi yang berlebihan. Penulis hanya bertugas untuk memberikan penjelasan secara rinci, terperinci, dan terstruktur tentang suatu fenomena atau kejadian.

5. Tidak Berisi Ajakan atau Tindakan

Ciri kelima dari teks eksplanasi adalah tidak berisi ajakan atau tindakan. Penulis hanya bertugas untuk memberikan penjelasan secara rinci, terperinci, dan terstruktur tentang suatu fenomena atau kejadian. Teks eksplanasi tidak bertujuan untuk mempengaruhi pembaca untuk melakukan suatu tindakan atau melakukan suatu ajakan tertentu.

6. Menggunakan Kalimat yang Jelas dan Mudah Dipahami

Ciri keenam dari teks eksplanasi adalah menggunakan kalimat yang jelas dan mudah dipahami. Penulis harus berusaha untuk menggunakan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca. Kalimat yang rumit atau menggunakan bahasa yang sulit dipahami akan membuat pembaca kesulitan untuk memahami penjelasan yang diberikan.

7. Tidak Mengandung Argumen atau Pendapat

Ciri ketujuh dari teks eksplanasi adalah tidak mengandung argumen atau pendapat. Penulis hanya bertugas untuk memberikan penjelasan secara rinci, terperinci, dan terstruktur tentang suatu fenomena atau kejadian. Teks eksplanasi tidak bertujuan untuk membahas suatu argumen atau pendapat tertentu.

8. Menggunakan Urutan Deduktif atau Induktif

Ciri kedelapan dari teks eksplanasi adalah menggunakan urutan deduktif atau induktif. Urutan deduktif adalah urutan penjelasan yang dimulai dari hal yang umum ke hal yang khusus, sedangkan urutan induktif adalah urutan penjelasan yang dimulai dari hal yang khusus ke hal yang umum. Penulis harus berusaha untuk menggunakan urutan penjelasan yang tepat untuk topik yang dibahas.

9. Menggunakan Ilustrasi atau Gambar

Ciri kesembilan dari teks eksplanasi adalah menggunakan ilustrasi atau gambar. Ilustrasi atau gambar dapat membantu pembaca untuk lebih memahami penjelasan yang diberikan. Penulis harus berusaha untuk menggunakan ilustrasi atau gambar yang relevan dengan topik yang dibahas, serta dijelaskan secara terperinci dan terstruktur.

10. Tidak Berisi Kata-kata yang Emosional

Ciri kesepuluh dari teks eksplanasi adalah tidak berisi kata-kata yang emosional. Penulis harus berusaha untuk tetap objektif dalam memberikan penjelasan, tanpa adanya unsur prasangka atau emosi yang berlebihan. Kata-kata yang emosional dapat mempengaruhi pembaca untuk membentuk pandangan atau opini yang tidak objektif.

11. Menggunakan Kalimat Aktif dan Pasif

Ciri kesebelas dari teks eksplanasi adalah menggunakan kalimat aktif dan pasif. Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan tindakan, sedangkan kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya menerima tindakan. Penulis harus berusaha untuk menggunakan kalimat yang tepat untuk topik yang dibahas, serta dijelaskan secara terperinci dan terstruktur.

Pos Terkait:  Apa Saja Persyaratan dalam Pengujian Produk?

12. Tidak Berisi Unsur Humor atau Sarkasme

Ciri keduabelas dari teks eksplanasi adalah tidak berisi unsur humor atau sarkasme. Teks eksplanasi haruslah serius dan objektif dalam memberikan penjelasan mengenai suatu fenomena atau kejadian. Unsur humor atau sarkasme dapat mengurangi kredibilitas dari teks eksplanasi tersebut.

13. Menggunakan Tanda Baca yang Tepat

Ciri ketigabelas dari teks eksplanasi adalah menggunakan tanda baca yang tepat. Penulis harus berusaha untuk menggunakan tanda baca yang sesuai dengan kalimat yang digunakan. Pemilihan tanda baca yang tepat dapat mempengaruhi pemahaman pembaca terhadap penjelasan yang diberikan.

14. Menggunakan Kata-kata yang Spesifik dan Tepat

Ciri keempatbelas dari teks eksplanasi adalah menggunakan kata-kata yang spesifik dan tepat. Penulis harus berusaha untuk menggunakan kata-kata yang spesifik dan tepat untuk topik yang dibahas. Penggunaan kata-kata yang tepat dapat memperjelas penjelasan yang diberikan.

15. Tidak Mengandung Informasi yang Tidak Relevan

Ciri kelimabelas dari teks eksplanasi adalah tidak mengandung informasi yang tidak relevan. Penulis harus berusaha untuk memilih informasi yang relevan dengan topik yang dibahas, serta dijelaskan secara terperinci dan terstruktur. Informasi yang tidak relevan dapat membuat pembaca merasa bosan dan kehilangan fokus dalam membaca penjelasan yang diberikan.

16. Menggunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Ciri keenambelas dari teks eksplanasi adalah menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Penulis harus berusaha untuk menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan bahasa yang mudah dipahami dapat memudahkan pembaca dalam memahami penjelasan yang diberikan.

17. Menggunakan Struktur Kalimat yang Tepat

Ciri ketujuhbelas dari teks eksplanasi adalah menggunakan struktur kalimat yang tepat. Penulis harus berusaha untuk menggunakan struktur kalimat yang tepat untuk topik yang dibahas, serta dijelaskan secara terperinci dan terstruktur. Penggunaan struktur kalimat yang tepat dapat memperjelas penjelasan yang diberikan.

18. Menggunakan Gaya Bahasa yang Sesuai

Ciri kedelapanbelas dari teks eksplanasi adalah menggunakan gaya bahasa yang sesuai. Penulis harus berusaha untuk menggunakan gaya bahasa yang sesuai dengan topik yang dibahas. Penggunaan gaya bahasa yang sesuai dapat memperjelas penjelasan yang diberikan, serta membuat pembaca lebih mudah memahami penjelasan tersebut.

19. Tidak Mengandung Informasi yang Salah atau Tidak Akurat

Ciri kesembilanbelas dari teks eksplanasi adalah tidak mengandung informasi yang salah atau tidak akurat. Penulis harus berusaha untuk mencari sumber informasi yang dapat dipercaya, seperti buku-buku pelajaran, jurnal ilmiah, atau situs web yang terpercaya. Informasi yang salah atau tidak akurat dapat mengurangi kredibilitas dari teks eksplanasi tersebut.

Pos Terkait:  Kerjakan Soal-Soal Berikut

20. Menggunakan Paragraf yang Terstruktur dan Terorganisir

Ciri kedua puluh dari teks eksplanasi adalah menggunakan paragraf yang terstruktur dan terorganisir. Penulis harus berusaha untuk menggunakan paragraf yang terstruktur dan terorganisir untuk memperjelas penjelasan yang diberikan. Penggunaan paragraf yang terstruktur dan terorganisir dapat membuat pembaca lebih mudah memahami penjelasan tersebut.

21. Tidak Mengandung Kata-kata yang Vulgar atau Kasar

Ciri keduapuluh satu dari teks eksplanasi adalah tidak mengandung kata-kata yang vulgar atau kasar. Penulis harus berusaha untuk menggunakan bahasa yang sopan dan tidak mengandung unsur kekerasan atau kebisingan. Penggunaan kata-kata yang vulgar atau kasar dapat membuat pembaca tidak nyaman atau merasa tersinggung.

22. Tidak Berisi Informasi yang Terlalu Panjang atau Bertele-tele

Ciri keduadua puluh dua dari teks eksplanasi adalah tidak berisi informasi yang terlalu panjang atau bertele-tele. Penulis harus berusaha untuk memberikan penjelasan yang terperinci dan terstruktur, namun tidak berlebihan dalam memberikan informasi. Informasi yang terlalu panjang atau bertele-tele dapat membuat pembaca merasa bosan dan kehilangan fokus dalam membaca penjelasan yang diberikan.

23. Menggunakan Referensi yang Tepat

Ciri keduatiga puluh dari teks eksplanasi adalah menggunakan referensi yang tepat. Penulis harus berusaha untuk mencari referensi yang tepat dan dapat dipercaya, seperti buku-buku pelajaran, jurnal ilmiah, atau situs web yang terpercaya. Penggunaan referensi yang tepat dapat memperkuat kredibilitas dari teks eksplanasi tersebut.

24. Menggunakan Istilah dan Singkatan yang Dikenal

Ciri keduapatempat dari teks eksplanasi adalah menggunakan istilah dan singkatan yang dikenal. Penulis harus berusaha untuk menggunakan istilah dan singkatan yang dikenal oleh pembaca atau dapat dijelaskan secara singkat. Penggunaan istilah dan singkatan yang tidak dikenal dapat membuat pembaca kesulitan untuk memahami penjelasan yang diberikan.

25. Menggunakan Judul yang Relevan dan Menarik

Ciri keduapuluhlima dari teks eksplanasi adalah menggunakan judul yang relevan dan menarik. Judul yang digunakan haruslah mencerminkan topik yang dibahas, serta menarik perhatian pembaca untuk membaca penjelasan yang diberikan. Penggunaan judul yang tepat dapat memperkuat minat pembaca untuk membaca penjelasan tersebut.

26. Menggunakan Format yang Mudah Dibaca

Ciri keduapuluhenam dari teks eksplanasi adalah menggunakan format yang mudah dibaca. Penulis harus berusaha untuk menggunakan format yang mudah dibaca oleh pembaca, seperti penggunaan subjudul, poin-poin penting, atau bullet point. Penggunaan format yang mudah dibaca dapat membuat pembaca lebih mudah memahami penjelasan yang diberikan.

27. Menggunakan Bah
Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *