Apakah CH3COONA Bersifat Basa?

Posted on

CH3COONA atau natrium asetat adalah senyawa kimia yang terdiri dari natrium dan asetat. Senyawa ini memiliki berbagai macam kegunaan, seperti pengawet makanan, bahan kimia dalam produksi farmasi, dan dalam industri tekstil. Namun, pertanyaannya adalah, apakah CH3COONA bersifat basa?

Pengertian Senyawa Basa dan Asam

Sebelum membahas apakah CH3COONA bersifat basa atau tidaknya, mari kita bahas terlebih dahulu tentang pengertian senyawa basa dan asam. Senyawa basa adalah senyawa kimia yang dapat menerima proton (H+) dalam larutan. Sedangkan senyawa asam adalah senyawa kimia yang dapat melepaskan proton (H+) dalam larutan.

Karakteristik Senyawa Basa

Senyawa basa memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Memiliki pH di atas 7 pada larutan
  • Merupakan zat elektrolit
  • Memiliki sifat korosif
  • Memiliki sifat sabun

Karakteristik Senyawa Asam

Senyawa asam memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Memiliki pH di bawah 7 pada larutan
  • Merupakan zat elektrolit
  • Memiliki sifat korosif
  • Memiliki rasa asam

Apakah CH3COONA Bersifat Asam atau Basa?

Setelah mengetahui karakteristik senyawa asam dan basa, sekarang kita dapat membahas apakah CH3COONA bersifat asam atau basa. CH3COONA bersifat basa karena dapat menerima proton (H+) dalam larutan. Ini disebabkan oleh adanya ion asetat (CH3COO-) yang dapat menerima proton (H+) dari larutan. Sehingga, pH dari larutan CH3COONA berada di atas 7.

Pos Terkait:  5% sama dengan berapa rupiah

Contoh Penerapan CH3COONA sebagai Bahan Basa

Salah satu contoh penerapan CH3COONA sebagai bahan basa adalah dalam proses pembuatan sabun. CH3COONA digunakan sebagai bahan basa dalam proses saponifikasi, yaitu proses pengolahan minyak atau lemak menjadi sabun. Dalam proses ini, CH3COONA bereaksi dengan minyak atau lemak yang mengandung asam lemak untuk membentuk senyawa yang disebut sebagai sabun.

Manfaat CH3COONA

CH3COONA memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah:

  • Sebagai pengawet makanan
  • Sebagai bahan kimia dalam produksi farmasi
  • Sebagai bahan kimia dalam produksi tekstil
  • Sebagai bahan dasar dalam pembuatan sabun
  • Sebagai bahan kimia dalam proses pengolahan kulit

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa CH3COONA bersifat basa karena dapat menerima proton (H+) dalam larutan. CH3COONA digunakan sebagai bahan basa dalam berbagai macam proses, seperti dalam proses pembuatan sabun dan dalam industri tekstil. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan CH3COONA harus dilakukan dengan hati-hati karena senyawa ini memiliki sifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata.

Related posts:
Pos Terkait:  Apa Fungsi Payung pada Pemotretan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *