Apa Bedanya Plagiater dan Plagiator?

Posted on

Plagiat atau penjiplakan sudah menjadi masalah yang sering terjadi di dunia akademik maupun di media sosial. Plagiat bisa merusak reputasi seseorang, terlebih lagi jika dilakukan di dunia akademik. Namun, apakah kamu tahu apa bedanya plagiater dan plagiator?

Plagiater

Plagiater adalah orang yang melakukan plagiat atau penjiplakan. Plagiater bisa saja melakukan penjiplakan secara sengaja atau tidak sengaja. Namun, dalam dunia akademik, plagiater dianggap melakukan tindakan yang tidak etis dan melanggar aturan.

Sebagai contoh, jika seseorang melakukan penjiplakan dalam tugas akhir atau skripsi, maka hal tersebut dapat berdampak buruk pada nilai atau kelulusannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari tindakan plagiat.

Plagiator

Plagiator adalah sebuah perangkat lunak atau software yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan plagiat dalam sebuah karya tulis. Plagiator dapat membantu seseorang untuk mengecek keaslian karya tulisnya.

Plagiator bekerja dengan cara membandingkan teks yang dihasilkan dengan database atau sumber-sumber referensi lainnya. Jika ditemukan persamaan kata yang cukup banyak, maka plagiator akan memberikan peringatan bahwa karya tersebut diduga melakukan penjiplakan.

Perbedaan

Plagiater dan plagiator memiliki perbedaan yang sangat jelas. Plagiater adalah orang yang melakukan plagiat, sedangkan plagiator adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan plagiat.

Pos Terkait:  Terciptanya Kestabilan Nilai Rupiah Terhadap Barang dan Jasa yang Diupayakan oleh Bank Sentral

Plagiater dilakukan oleh manusia, sedangkan plagiator dilakukan oleh sebuah sistem komputer atau software. Plagiater bisa saja melakukan tindakan plagiat secara sengaja atau tidak sengaja, sedangkan plagiator hanya dapat mendeteksi keberadaan plagiat dalam sebuah karya tulis.

Cara Menghindari Plagiat

Agar terhindar dari tindakan plagiat, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

1. Rajin membaca dan mencari referensi yang tepat

2. Menyimpan sumber referensi yang digunakan

3. Tidak menyalin atau menjiplak secara langsung dari sumber referensi

4. Menyebutkan sumber referensi dengan benar dan jelas

5. Menggunakan kalimat sendiri untuk menggambarkan hasil pemikiran dari sumber referensi yang digunakan

Penutup

Plagiat atau penjiplakan adalah tindakan yang tidak etis dan dapat merusak reputasi seseorang. Plagiater dan plagiator memiliki perbedaan yang sangat jelas. Plagiater adalah orang yang melakukan plagiat, sedangkan plagiator adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan plagiat dalam sebuah karya tulis.

Untuk menghindari tindakan plagiat, sangat penting untuk selalu mencari referensi yang tepat dan menyebutkan sumber referensi dengan benar dan jelas. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin menghindari tindakan plagiat dalam karya tulismu.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *